Pada setiap Jumat Agung, masyarakat Mamasa, sebuah kelompok etnis yang mendiami wilayah pegunungan Sulawesi Barat, Indonesia, melaksanakan tradisi pembersihan kubur yang khusus. Ini bukan hanya sekadar rutinitas membersihkan makam, tetapi juga merupakan ekspresi dari nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan penghargaan terhadap leluhur.
Sabtu, 30 Maret 2024
Kamis, 28 Maret 2024
Rabu, 27 Maret 2024
Di gunung terjadi ada genangan air
Di guyur hujan deras di daerah ini.
Terjadi hujan deras pada tg 27 maret 2024 sekitar jam 03:00 sore.
Hujan deras terus berlangsung sekita satu jam dan ahirnya terjadi genangan air dan juga memasuki rumah warga dan asrama polsek dan bahkan masuk kekamar-kamar mereka. Terjadinya genangan air karena saluran pembuangan terhambat karena tidak ada pemeliharaan reinase.Genangan ini tepatnya di jln pendidikan tatoa kelurahan mamasa kabupaten mamasa sulawesi barat indonesia.
Ada vidionya di chanel youtube:
Hariono electronik kondosapata
Penulis : HARIONO
Sering jadi keluhan masyarakat setempat
Telah terjadi banjir di jln pendidikan tatoa kelurahan mamasa,kab mamasa.
Kamis, 21 Maret 2024
Meningkatkan etika dan kesehatan masyarakat mamasa
Dinas kebersihan mamasa potong rumput di taDinas Kebersihan Mamasa telah meluncurkan inisiatif penting dengan memotong rumput di Tatoa, menandai langkah signifikan dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Tatoa, sebagai salah satu area yang penting dalam konteks keberlanjutan lingkungan, mendapat perhatian khusus dari pihak berwenang setempat.
Meningkatkan Estetika dan Kesehatan Lingkungan
Pemotongan rumput yang dilakukan oleh Dinas Kebersihan Mamasa bukan hanya sekadar untuk tujuan estetika, tetapi juga untuk menjaga kesehatan lingkungan. Rumput yang terlalu tinggi dapat menjadi tempat berkembang biaknya serangga dan hama, serta menjadi tempat penumpukan sampah yang tidak diinginkan. Dengan memotong rumput secara teratur, area tersebut dapat tetap bersih dan nyaman bagi warga setempat.
Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan
Inisiatif ini juga membawa dampak positif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat. Dengan melihat Dinas Kebersihan Mamasa bergerak aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, diharapkan masyarakat juga akan terinspirasi untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan mereka sendiri.
Kolaborasi antara Pemerintah dan Masyarakat
Upaya pemotongan rumput di Tatoa juga menunjukkan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat lokal. Dengan melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, bukan hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat antara pemerintah dan warga.
Langkah Menuju Keberlanjutan
Tindakan sederhana seperti memotong rumput di Tatoa adalah langkah kecil namun penting menuju keberlanjutan lingkungan. Dengan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk hidup, tetapi juga melindungi sumber daya alam untuk generasi mendatang.
Dalam konteks ini, upaya Dinas Kebersihan Mamasa untuk memotong rumput di Tatoa adalah bagian dari upaya yang lebih besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan membangun komunitas yang lebih peduli terhadap lingkungan. Semoga langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengambil tindakan serupa dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan mereka.
Rabu, 20 Maret 2024
Siswa smp beruntung
Kemenangan Jesika dalam undian HUT
Mamasa ke-22 untuk memenangkan sepeda motor adalah sebuah keberuntungan yang luar biasa. Dalam momen perayaan ulang tahun Mamasa yang bersejarah tersebut, Jesika pasti merasa sangat beruntung dan berbahagia atas hadiah yang diterimanya. Semoga sepeda motor tersebut menjadi sarana yang berguna bagi Jesika dalam memperluas mobilitasnya dan mewujudkan impian-impian baru. Selamat kepada Jesika atas kemenangannya dalam undian tersebut!
Salah satu pakaian adat mamasa
Pakaian Adat Mamasa: Ungkapan Kebudayaan yang Mendalam
Pakaian adat merupakan salah satu penanda identitas budaya suatu daerah yang kaya akan tradisi dan sejarahnya. Di Indonesia, setiap suku dan daerah memiliki pakaian adat yang unik dan memikat, mencerminkan keindahan dan kekayaan warisan budaya yang dimiliki. Salah satu contoh yang menarik adalah pakaian adat dari Mamasa, sebuah daerah yang terletak di Sulawesi Barat, Indonesia.
Sejarah dan Makna
Pakaian adat Mamasa memiliki sejarah yang panjang dan kaya makna. Dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya, agama, serta kehidupan sehari-hari masyarakat Mamasa, pakaian adat ini tidak hanya sekadar busana, tetapi juga merupakan simbol kehormatan, identitas, dan kebanggaan.
Ciri Khas
Salah satu ciri khas pakaian adat Mamasa adalah penggunaan warna dan motif yang mencolok. Pakaian tersebut seringkali dihiasi dengan bordiran tangan yang rumit dan detail, mencerminkan keterampilan tinggi dan keindahan seni rupa tradisional Mamasa. Selain itu, bahan yang digunakan juga dipilih dengan cermat, sering kali terbuat dari kain tenun tradisional yang disebut dengan sebutan "sarita".
Jenis Pakaian
Pakaian adat Mamasa terdiri dari beberapa jenis, tergantung pada acara atau kegiatan yang dihadiri. Salah satu yang paling populer adalah pakaian adat yang digunakan untuk upacara pernikahan. Pakaian ini biasanya terdiri dari rok panjang untuk wanita yang disebut "bodo" dan pakaian khas pria yang terdiri dari celana panjang dan kemeja panjang.
Pentingnya Pakaian Adat Mamasa
Pakaian adat Mamasa tidak hanya sekadar pakaian formal, tetapi juga merupakan cara bagi masyarakat Mamasa untuk menjaga dan memperkenalkan warisan budaya mereka kepada generasi selanjutnya. Melalui pakaian adat ini, nilai-nilai tradisional seperti gotong royong, kebersamaan, dan kejujuran terus ditegakkan dan dilestarikan.
Mengakhiri Kata
Pakaian adat Mamasa adalah contoh nyata dari keindahan dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui pakaian ini, kita dapat melihat betapa pentingnya warisan budaya dalam mempertahankan identitas dan memperkaya keberagaman bangsa. Semoga pakaian adat Mamasa terus dijaga dan dilestarikan untuk masa depan yang lebih cerah.




